Finally i realized my fault

Its almost 3 years and its not a short time.I do not know why I continue to keep a relationship which I think is not good. The violence that I received did not make me realize that it is a bad attitude but it makes me even more survive only to see him turn good and regretted his actions. 


Long-distance relationship that I live with bad communication, no trust, and attention is not given to me. I keep thinking positive, thinking he's still there and the last one for me, because he promised to marry me someday. All have been proven on the phone from his parents, they are very good to me and asked me to finish college soon. I began to be afraid to continue this relationship, because I always get the treatment that is not good example slapped, insulted, mocked....



I dont want to disappoint my parents and his parents, so I tell the truth to his parents if I want to broke up with him. and until now my ex-boyfriend still call me and mock me. 


Ibu "Dimakan" Kanker

Ibu selalu menungguku pulang kuliah. ibu menunggu ditempat tidur dikamar ruang merak, selalu berdua dengan ayah. saat aku datang, serasa tak sabar untuk mencium tangan halusnya yang sudah merawat aku hingga 19th. Aku lihat tubuhnya semakin kecil, semakin tua dari usianya. Aku tidak berani untuk menanyakan sakitnya... aku tahu ibu sakit, tapi aku nggak mau tanya itu.

Ibu selalu membawa beban ditangan sebelah kanannya, tangannya membengkak mungkin karena kemotherapy yang dilakukannya. Badannya pun semakin mengecil, tentu tidak lagi memiliki rambut yg dulu tumbuh indah. Ibuku dimakan Kanker....

Ibu selalu memperlakukanku seperti anak berumur 12th,yang masih selalu dibilangin, disuruh makan, dimanja. Aku bilang, "Ibu aku bisa sendiri", tapi nampaknya ibu belum bisa percaya...
ibu menyuruhku baik2 sama adek , jagain ayah, ibu mengajarkanku mengerjakan rumah dalam waktu singkat. Aku baru tau ternyata selama ini aku memang belum bisa apa2 tanpa ibu.